Meriah!!! Peringatan Hari Guru Nasional Dan HUT PGRI Ke 77 Tahun, Sumendap: Karena Guru Tidak Pernah Terpisahkan Berbangsa Dan Bernegara

oleh -1930 Dilihat

MITRA, Swarakawanua.com– Peringatan Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke- 77 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), berlangsung secara meriah, bertempat di pantai Lakban Kecamatan Ratatotok, Senin 28 November 2022.

Momentum peringatan HUT ke-77 tahun PGRI di Kabupaten Mitra mengambil tema, ‘Serentak Berinovasi Wujudkan Merdeka Belajar’.

“Tampa guru saya tidak ada disini, tampa guru James Sumendap tidak jadi Bupati Minahasa Tenggara, Tampa guru saya tidak mampu di bimbing oleh keluarga. Tetapi guru adalah bagian dari keluarga, karena guru mengajarkan apa yang tidak pernah diajarkan dalam kehidupan rumah tangga,” ujar Bupati James Sumendap, SH, MH dalam sambutannya.

Iapun mengatakan, sebab itu hormatilah guru. Itu tanda murid yang berakhlak, murid yang menterjemahkan rasa hormat kepada guru.

“Guru harus mempunyai ekstra lebih, agar guru-guru juga dapat dihormati. Guru juga sangat penting dihormati bukan saja para murid, tetapi juga dihormati oleh orang tua murid,” pungkasnya.

Karena itu Bupati berpesan, jangan pernah lelah. Kalau perlu pada setiap bulan buat pertemuan dengan orang tua murid.

“Hal yang terpenting disini yaitu, para guru harus cermat melihat kondisi yang ada. Ini kadang kalah kita belum tahu apa yang kita akan beritahukan kepada murid, namun mereka sudah tahu. Karena arus informasi dan globalisasi,” ucap Sumendap.

Ditambahkannya, arus informasi itu penting. Tetapi yang sangat berbahaya juga yaitu, globalisasi. Tampa disaring, itu juga bisa membahayakan anak bangsa.

“Karena anaklah yang mempunyai tanggung jawab sebagai tongkak estafet membangun negara kesatuan republik Indonesia yang kita sayangi, kita cintai bersama,” tutur Sumendap.

Diapun menggingatkan, agar anak-anak kita harus sekolah. Jangan pernah putus sekolah, karena sekolah itu sangat penting.

“Karena itu saya meminta, bagi anaknya belum sekolah. Harus sekolah, saya juga susah payah sekolah,” ungkap Sumendap.

Dirinya juga mengatakan, mulai Minggu depan. Para siswa yang ada di SD, SMP hanya satu kali memakai baju seragam. Selanjutnya, memakai baju bebas. Termasuk didalamnya, para guru.

“Karena sekarang ini, sudah merdeka untuk belajar. Saya juga pernah merasakan apa yang diajarkan oleh guru, saya juga pernah merasakan susahnya luar biasa di masa SD, SMP, SMA. Saya berharap jangan pernah kendor, Karena Guru tidak terpisahkan berbangsa dan bernegara. Selamat hari ulang tahun PGRI ke 77,” tutup Sumendap. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.