Mudahkan Akses Layanan, RSUD MWM Terapkan SIMRS, Joune Ganda : Kita Bisa Mengukur Tingkat Pelayanan

oleh -1078 Dilihat

Minut, Swarakawanua.com – Terus melakukan pembenahan reformasi dan transformasi, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maria Walanda Maramis (MWM), Senin 9 Oktober 2023, melaunching serta meresmikan layanan kesehatan berbasis digital guna meningkatkan pelayan masyarakat.

Adapun terobosan kemudahan akses pelayanan kesehatan yang dilakukan yakni menerapkan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) berbasis digital yang sudah dipakai lebih 100 rumah sakit di Indonesia.

Menurut Bupati Joune Ganda dengan adanya SIMRS berbasis digital sangat penting. Dengan adanya era digital ini.

“Tidak ada lagi yang manual-manual, karena dengan era digital ini semua pelayanan di RS ini dapat terbaca terutama data pasien mulai mendaftar, dilayani, jenis pelayanannya, hingga hasil pemeriksaannya sudah terekam,” ucap Joune Ganda.

Ditambahkan Joune Ganda, dengan diterapkan SIMRS berbasis digital ini, manfaatnya sangat penting. Kita bisa mengukur tingkat pelayanan.

“Kita bisa memiliki dokumen, data pasien secara digital dan jauh lebih transparan. Jadi tidak ada lagi kata dia itu bupati kemenakan, karena semua melalui pendaftaran secara digital bahkan online,” terang Joune Ganda.

Untuk itu, Joune Ganda berharap agar seluruh petugas kesehatan segera melakukan penyesuaian terhadap perubahan ini.

“Paradigma harus dirubah. Dengan adanya SIMRS ini, maka seluruh konsep pelayanan juga harus dirubah dengan diikuti kemampuan personal profesional. Bagi yang tidak mampu menyesuaikan, mohon maaf maka sistem yang akan mengeliminasi,” tegas Joune Ganda.

Sementara itu, Dirut RSUD MWM dr Joice Katuuk menjelaskan dengan menerapkan SIMRS berbasis digital membawa pengaruh terhadap perubahan budaya kerja SDM lebih cekatan, kreatif dan inovatif.

“Begitu juga layanan kesehatan lebih mudah diakses, adil dan ramah lingkungan. Ini juga sebagai bentuk penjabaran program bupati dan wakil bupati tentang digitalisasi sebagai RS rujukan regional II, RS pariwisata berbasis digital 2026,” jelas Katuuk.

Dalam launching juga diresmikan juga ruang perawatan gangguan perilaku dan emosional serta ruang pemulasaran jenasah. (MJS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.