Optimalkan Program ODSK, Pemprov Tanam Jagung

oleh -396 Dilihat

SULUT, Swarakawanua.com – Mengoptimalisasikan program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (OD-SK) maka Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE berkolaborasi dengan Direktur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Kementerian  Pertanian (Kementan) RI DR Ir Sumarjo Gatot Irianto, menghadiri serta membuka gerakan menanam jagung dan padi,

“Terobosan ini juga untuk menunjang program pemerintah pusat, gerakan menanam merupakan hal yang sangat baik, karena sebagian besar masyarakat Minahasa berprofesi sebagai petani, tetapi yang paling pokok bagaimana kesadaran masyarakat dalam hal ini petan ada kesadaran untuk menyentuh tanah,” jelas Dondokambey Jumat (17/3) di kelurahan Papakelan Tondano Timur Minahasa.

Dilanjutkannya, Pemerintah Sulut telah bekerjasama dengan Pemerintah Filipina dengan dibukanya pelayaran lapal Roro, dimana menurut dia, selain mendatangkan wisatawan bidang pertanian juga akan lebih baik,

“Karena di Filipina harga milu (jagung, red)) sangat mahal sekira Rp6 ribu per kilo, maka jagung kita bisa di jual disana. Itu akan mendapat keuntungan yang lebih besar untuk kemakmuran dan kesejahteraan  bersama. Kalau rakyat sejahtera otomatis pemerintahnya sejahtera,” katanya seraya menambahkan Pemprov sangat mendukung kegiatan pertanian guna meningkatkan tanaman pangan di Sulut, terlebih dapat meningkatkan pendapatan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

“Untuk itu kita harus berterima kasih kepada bapak Dirjen yang sangat peduli dan mau membantu petani Minahasa. Sehingga bantuan yang diberikan jangan dijual tapi dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam meningkatkan produksi jagung dan padi. Karena semuanya untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat,” sambung Olly.

Sementara itu Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) RI DR Ir Sumarjo Gatot Irianto berjanji akan membantu para petani serta berharap Gubernur Sulut dan Bupati Minahasa mendukung penuh dan mensukseskan program tersebut.

Dimana menurut dia, program itu dilakukan dengan harapan agar jagung di Sulut menjadi unggulan dan mengalahkan daerah lainnya.

“Lahan di Sulut amat besar, jadi kalau ada lahan kosong dan tidak terpakai, kiranya digunakan untuk menanam jagung. Kami akan bantu dan anggarkan tahun ini tanpa batas, asalkan petani siap menanam,” ungkapnya.

“Nanti kami siapkan 10 alat menanam untuk petani, dan nantinya  dipakai dengan baik, diawasi sehingga tidak perlu takut akan hasil produksi yang melimpah karena pemerintah akan membeli melalui bulog disamping ada pengawasan Kodim, Korem dan Kodam serta Dinas terkait,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu Gubernur,Dirjen Kasdam, Sekprov, Bupati dan para pejabat melakukan aksi bersama tanam jagung  di lahan yang telah disiapkan, serta.melihat langsung mesin menanam padi di sawah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam XIII Merdeka Brigjen TNI Santos G. Matondang, Sekprov Sulut Edwin Silangen, Kadis Pertanian Sulut Arie Bororing, Bupati Minahasa Jantje W Sajow, Sekkab Jeffry R. Korengkeng, Aster Kodam XIII Merdeka Kolonel Inf Theodorus Kawatu, Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf Juberth Nixon Purnama, Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair, Kajari Minahasa Saptana, jajaran Dinas Pertanian Minahasa, PPL beserta kelompok tani yang ada di Kecamatan Tondano Timur dan Tondano Utara. (Advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.