Print This Post Print This Post
Home / Berita Pilihan / Pasca Tak Tanggap Aplikasi OM-SPAN, 4 Pejabat Hukum Tua Terancam Di Depak

Pasca Tak Tanggap Aplikasi OM-SPAN, 4 Pejabat Hukum Tua Terancam Di Depak

MITRA, Swarakawanua.com– Guna untuk mencapai 100 persen penyaluran Dana Desa tahap ke Dua di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Arnold Mokosolang tegaskan. Ada sebanyak 4 pejabat Hukum Tua nantinya akan di depak, dikarenakan tak menanggapi aplikasi OM-SPAN.

Menurut Mokosolang disaat di temui awak media di ruang kerjanya mengatakan, ada sebanyak 135 desa di Kabupaten Mitra. Baru 110 desa yang dana desanya sudah masuk dalam rekening desa. Sisanya ada sekitar 25 desa yang belum menyelesaikan, 10 desa lalai atau tidak menyampaikan tanggapan balik terhadap ferikasi dari Aplikasi OM-SPAN.

“Saya mewanti-wanti kepada pejabat Hukum Tua yang baru, saya berikan batas waktu. Pada minggu ini jika tidak menyelesaikan semuanya, saya akan memberikan sanksi kepada pada Hukum Tua dan Perangkat Desa yang tak memberikan tanggapan balik terhadap aplikasi OM-SPAN. Saya tidak akan mencairkan insentif Hukum Tua dan Perangkat Desa,” Tegas Mokosolang, Senin 13 September 2021.

Lebih lanjut lelaki yang dikenal Tegas dalam aturan mengatakan, dari 10 desa yang lalai atau tidak menyampaikan tanggapan balik terhadap ferikasi dari Aplikasi OM-SPAN. Ada sekitaran 4 Pejabat Hukum Tua yang didalamnya, sehingga dimintakan segera menyelesaikannya.

“Saya pertanyakan kepada pejabat Hukum Tua, apa mereka itu masih mampu menjabat Hukum Tua atau tidak. Kalau tidak mampu lebih baik mundur saja, karena saya tidak mau tahan perangkat desa dan pejabat Hukum Tua yabg tidak mau kerja. Nantinya rakyat yang menjadi rugi,” pungkasnya.

Begitupun juga dengan Dana Desa 8 Persen untuk penanggulangan Covid-19, jangan se kali-kali melakukan tindakan yang tak terpuji untuk permainkan dana desa 8 persen dalam penanganan Covid-19.

“Saya mewarning kepada seluruh Hukum Tua di 135 Desa di Kabupaten Mitra, jangan sekali-kali mempermainkan dana 8 persen untuk penanggulangan Covid-19. Karena dana taktis yang sewaktu-waktu membantu warga masyarakat di tengah Pademi saat ini,” tutup singkat mantan Kabag Protokol dan Humas Pemkab Mitra tersebut.(CIA)

About Charles Ruru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *