Pemkab Talaud Masuk Target KPK Untuk Pencegahan

oleh -252 Dilihat
Ilustrasi_ggl
Ilustrasi_ggl
Ilustrasi_ggl

 

MELONGUANE, Swarakawanua— Pemkab Talaud masuk target KPK untuk pencegahan. Ini menyusul ditangkapnya Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip (SWM) oleh KPK karena diduga terlibat dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) beberapa waktu lalu.

Koordinator Wilayah 9 KPK Budy Waluya dan rombongan mengunjungi Kantor Bupati Talaud serta melakukan pertemuan dengan sejumlah SKPD, sebagai upaya pencegahan. Sebab, diungkapkannya, Talaud belum bebas dari praktik KKN. “Belum lah. Makanya kenapa kita di sini (Kantor Bupati Talaud)? Itu untuk mencari tahu titik lemahnya di mana. Itu kita perbaiki. Jadi, pencegahan pasca penindakan,” tuturnya.

Ditekankan, peluang KKN khususnya korupsi di kabupaten paling utara Indonesia ini, ada pada Uniy Layanan Pengadaan (ULP).

“Ada pada infrastruktur. Jadi karena jaringan yang kurang baik, sehingga lelang dari ULP dilaksanakan di Manado. Ini kan memberikan peluang (korupsi),” bebernya.

Lanjut Waluya, pihaknya menitikberatkan pada pencegahan terintegrasi dengan 8 bidang yang dievaluasi. “(Yang dievaluasi) mulai dari perencanaan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, perizinan dan peningkatan kapabilitas inspektorat, manajemen SDM, dana desa dan optimalisasi pendapatan dan barang milik daerah,” terangnya.

Diketahui, dalam pemberitaan sebelumnya, Waluya mengatakan, layangan jaringan telekomunikasi yang kurang memadai atau lebih dikenal dengan jaringan lambat loading (lalod), membuat potensi kasus korupsi meningkat. “Kami sudah melakukan evaluasi di Pemerintah Kabupaten Talaud. Dimana potensi terjadinya korupsi yang sangat besar akibat layanan jaringan yang kurang memadai,” katanya usai pertemuan dengan Plt Bupati Talaud Petrus Simon Tuange di Kantor Bupati Talaud, Kamis 11 Juli 2019.(alj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.