Penuhi Undangan KPK, Gubernur Olly Bersama Para Tokoh Nasional Hadiri Puncak Hari Antikorupsi 2019

oleh -146 Dilihat
Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE saat menghadiri puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2019, di KPK RI, Senin 9 Desember 2019.(Foto: ist)
Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE saat menghadiri puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2019, di KPK RI, Senin 9 Desember 2019.(Foto: ist)
Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE saat menghadiri puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2019, di KPK RI, Senin 9 Desember 2019.(Foto: ist)

 

JAKARTA, Swarakawanua–Bersama para tokoh nasional lainnya, Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE menghadiri acara puncak Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Harkordia) 2019 yang juga dihadiri langsung Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan di gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin 9 Desember 2019, sejumlah tokoh nasional yang hadir di antaranya Ketua MPR Bambang Soesatyo, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menko Polhukam Mahfud MD dan Menteri Agama Fachrul Razi.
Dalam sambutannya, Wapres Ma’ruf Amin menyampaikan bahwa indeks korupsi di Indonesia mengalami kenaikan satu poin dari tahun 2017. “Skors indeks persepsi korupsi IPK Indonesia dari Transparency International Indonesia merilis IPK Indonesia tahun 2018 mengalami kenaikan satu poin dibading 2017 dari 37 jadi 38,” ucap Wapres.
Hal ini membuat Ma’ruf Amin optimis upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi pada tahun-tahun ke depan di Indonesia akan berjalan baik. Selain itu, dalam sambutannya Ma’ruf menyampaikan apresiasi terhadap KPK bahwa dari aksi pencegahan yang dilakukan KPK berhasil menyelamatkan potensi keuangan negara sebesar kurang Iebih Rp60 triliun dari berbagai kegiatan.
Ma’ruf juga menyampaikan arahan Presiden Jokowi pada pelantikan 23 Oktober 2019 yaitu menciptakan sistem yang menutup celah terjadinya korupsi. Pernyataan ini merupakan komitmen pencegahan dan pemberantasan korupsi Presiden. “Korupsi dapat menghambat mobilitas alokasi sumber daya pembangunan, arahan Presiden pada seluruh anggota kabinet pada saat pelantikan 23 Oktober 2019 yang lalu yaitu jangan korupsi dan menciptakan sistem yang menutup celah terjadinya korupsi,” tutup Wapres.(hbm/gyp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.