Program Mamkur PT Pupuk Kaltim, Dondokambey : Kita Harus Belajar Mandiri Jangan Tergantung Bantuan Pemerintah

oleh -583 Dilihat

Minut, Swarakawanua.com – Kabupaten Minahasa Utara terkenal akan kekayaan alamnya, Petani menjadi salah satu pilihan masyarakat.

Rabu 10 Agustus 2022, salah satu pupuk terbaik di Indonesia hadir di Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) bekerjasama dengan Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan Pemerintah Kabupaten  Minahasa Utara (Pemkab Minut) dan Perbankan melakukan penanaman perdana budidaya tanaman jagung seluar 5 hektar di Desa Kolongan, Kecamatan Kalawat.

Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Arly Dondokambey mengatakan, program makmur dari Pupuk Kaltim banyak keuntungan bagi kita.

“Inilah torang petani saat ini, jangan terlalu banyak berpikir bantuan dari Pemerintah, karena sudah banyak pupuk yang bagus walaupun nonsubsidi, salah satunya Pupuk Kaltim,” kata Arly.

Dalam kesempatan itu Ketua KTNA juga mengajak para Petani untuk bisa belajar mandiri tanpa harus berharap bantuan dari Pemerintah.

“Mari kita bangun budaya jangan lagi menuntut kepada pemerintah tapi, kita harus mandiri dengan memulai dengan menggunakan pupuk non subsidi, lewat program Makmur kita bisa mendapatkan pinjaman dari bank,” ungkap Arly.

Ditempat yang sama Dewan Komisaris Pupuk Kaltim Gustav Pati dalam sambutannya mengatakan, tanah Minahasa Utara kaya dan subur sehingga ia yakin program Makmur ini dapat meningkatkan hasil produksi pertanian.

“Ini kami lakukan demi kesejahteraan para petani yang ada di Kabupaten Minahasa Utara,” ujar Patty.

Lanjut dia, PT. Pupuk Kaltim melakukan pendampingan intensif kepada petani dan budidaya pertanian secara berkelanjutan, melibatkan rantai pasok yang didukung teknologi berbasis pada triple bottom line 3P (people, planet dan profit).

“Program Makmur ini dapat menjadi solusi mewujudkan ketahanan pangan melalui program intensifikasi, ekstentifikasi dan mekanisasi pertanian, termasuk kesejahteraan petani,” jelasnya.

Sementara Bupati dan Wakil Bupati Minut Joune Ganda-Kevin Wiliam Lotulong yang diwakili Asisten II Alan Mingkid menyampaikan apresiasi karena Minut dapat dipilih oleh Pupuk Kaltim sebagai lokus pelaksanaan kegiatan ini.

“Tentu ini membuktikan potensi pertanian di Minahasa Utara sangat besar sehingga dapat menunjang pembangunan. Ini dapat menjadi minat dan motivasi masyarakat terjun langsung mengelola potensi pertanian khususnya tanaman jagung,” ujar Mingkid.

Ia membeberkan Minut pernah mencapai masa keemasan dalam program penanaman jagung dengan target 25 ribu hektar pada 2016, 2017 dan 2018. Kata dia, target itu tidak lagi tercapai karena ketersediaan pupuk dan bibit jagun menjadi kendala.

“Semoga dengan program makmur ini mari kita menatap masa keemasan itu kita raih kembali di Minut. Karena pangan menjadi salah satu kebutuhan dasar manusia yang Wajid di penuhi,” tandasnya.

Hadir pada kegiatan Ketua DPRD Minut yang diwakili, Kapolres AKBP Bambang Yudi Wibowo, Dandim 1310/ Bitung diwakili Pabung Mayor Umboh, Kejari Minut, Kadis Pertanian Wangke Karundeng, Kadis Pangan Jemmy Kuhu, Senior Fise Presiden Tranformasi Bisnis Pupuk Kaltim Wisnu Ramadhani, PM Agrosolusion PT Pupuk Kaltim Adrian Putra, Perbankan BRI, Mandiri, seta BNI dan para petani Jagung di Minut. (MJS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.