Sengketa Lahan Padang Pasir Bakal Masuk Babak Baru, Frans Mawikere Beberkan Surat Waris Keturunan

oleh -1167 Dilihat

 

Bitung, Swarakawanua.com – Persoalan sengketa lahan Padang Pasir di wilayah kelurahan Pateten Satu Kecamatan Airtembaga Kota Bitung, Sulawesi Utara, seakan tak berujung.

Bahkan lahan yang sebagian sudah menjadi jalan tol ini di klaim kepemilikan memasuki babak baru dengan munculnya Frans Mawikere sebagai anak tertua dari Martha K Sompotan yang garis keturunan Lontoh Elias Sompotan.

Berdasarkan penuturan Frans Mawikere pada wartawan, Selasa (29/09/2022), Lontoh Elias Sompotan memiliki anak 4 orang namun yang satu meninggal masih muda, dan yang hidup dan memiliki keturunan hanya tiga yakni Emor Wolter Sompotan, Jan D Sompotan dan Martha K Sompotan yang tak lain adalah ibu kandungnya. walaupun sempat dihilangkan garis keturunan sebagai salah satu ahli waris Lontoh Elias Sompotan untuk lahan Padang Pasir.

“Tanah di Padang pasir yang diklaim orang milik siapa-siapa itu seharusnya mereka melihat pada kepemilikan yang ada yakni kepemilikan Lontoh Elias Sompotan seperti yang tertulis dalam register dan Kenapa saya baru muncul sekarang, karena saya berada di Gorontalo jauh dari Bitung, tapi karena keluhan keluarga ada yang ngaku-ngaku dan sampai sekarang tidak jelas maka saat ini saya memohon keadilan atas hak kepemilikan tanah Padang Pasir, dimana ibu saya juga adalah salah satu ahli waris walaupun oleh pihak-pihak lain dihilangkan dan disebutkan telah meninggal dan tidak memiliki keturunan,” ulas Frans yang ayah kandungnya terkonfirmasi meninggal di Bandung Jawa Barat.

Hal menarik juga diungkapkan Frans, bahwa klaim kepemilikan sebelumnya Almahumah Fien Sompotan adalah tidak benar bahkan garis keturunan Fien Sompotan bukan merupakan keturunan Lontoh Elias Sompotan yang adalah pemilik lahan Padang Pasir.

“Saya masih ingat bahwa saat itu atas prakarsa Tua’ Emor kakak ibu saya, lahan Padang Pasir ini ditimbun ketika terjadi pengerukan pelabuhan. Saya memohon pihak terkait BPN, Pemerintah Kota Bitung, Pemerintah Provinsi Sulut bahkan bapak Presiden RI pak Jokowi, tolong selesaikan persoalan lahan milik Lontoh Elias Sompotan yang kami adalah ahli waris dimana saudara-saudara kami banyak yang terzolimi akibat pihak-pihak yang mengaku sebagai pemilik lahan di Padang Pasir itu,” tutur Frans sambil menyebutkan dirinya sudah mengajukan gugatan intervensi terhadap lahan Padang Pasir yang pembayaran ganti rugi jalan tol masih dikonsinyasi ke pengadilan negeri Bitung. (MJS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.