Soal Calon Pendamping di Pilkada Minut, Joune Ganda Patuhi Keputusan Partai

oleh -160 Dilihat
Joune Ganda SE saat menerima formulir pendaftaran dari pengurus DPD PDI-Perjuangan Sulut, Sabtu 7 Desember 2019 sore.(Foto: ist)
Joune Ganda SE saat menerima formulir pendaftaran dari pengurus DPD PDI-Perjuangan Sulut, Sabtu 7 Desember 2019 sore.(Foto: ist)
Joune Ganda SE saat menerima formulir pendaftaran dari pengurus DPD PDI-Perjuangan Sulut, Sabtu 7 Desember 2019 sore.(Foto: ist)

 

MINUT, Swarakawanua— Memenuhi undangan untuk mendaftar di PDI-Perjuangan, Joune Ganda SE datang ke markas besar partai berlambang banteng moncong putih Sulut. Pebisnis muda asal Minut ini datang didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Minut, istri Rizya Ganda Davega dan ibunda tercinta Vonny Maramis, serta keluarga dan ratusan pendukung serta para rohaniwan dari berbagai desa di Kabupaten Minahasa Utara.
Joune adalah salah satu dari tujuh figur calon pemimpin yang merupakan kader terbaik PDIP memenuhi undangan untuk mendaftar sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada Minut 2020 mendatang.
Kedatangan pengusaha nasional ini mencuri perhatian para awak media bahkan para kader dan petinggi PDI Perjuangan se-Sulut yang hadir saat itu.
Kepada wartawan usai mendaftar sebagai bakal calon Bupati Minut, kepada awak media lokal dan nasional yang hadir saat itu menegaskan, kedatangannya memenuhi undangan PDI Perjuangan Sulut ini, merupakan bukti keseriusan dirinya maju pada Pilkada Minut 2020 mendatang.
“Hari ini adalah babakan baru dan awal proses saya menuju keikutsertaan pada Pilkada Minut pada tahun 2020 melalui kendaraan politik PDI Perjuangan,” katanya.
Dia menjelaskan, sebagai kader dan pekerja partai sejak ‘diminta’ oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut Olly Dondokambey untuk kembali ke kampung halaman membangun, maka sejak itu seluruh perhatian dan daya upaya mewujudkan panggilan moral itu.
“Kampung halamanmu Minut butuh sosok kayak anda untuk bangkit dan berdikari. Sebagai generasi muda Minut Anda punya kewajiban moral untuk menerima tantangan dan tugas partai ini,” ujar Joune mengutip pernyataan Olly Dondokambey saat itu.
Berbekal dukungan moral dari istri dan keluarga serta dukungan politik dari Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut, maka owner Raewaya Group ini mengaku siap menjalankan amanat dan mekanisme partai dengan segala kekuatan yang ada.
“Saya akan mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk menjalani seluruh tahapan dan mekanisme partai untuk mengantongi surat Keputusan,” tandas Wakil Ketua bidang ekonomi DPD PDI Perjuangan Sulut itu sambil menegaskan soal sosok calon wakil bupati yang akan mendampinginya kedepan, semua diserahkan kepada keputusan DPP PDI Perjuangan.
Sementara, Ketua DPC PDI Perjuangan Minut Denny Lolong mengatakan dari ketujuh sosok yang telah mendaftar semua adalah figur berkualitas di Minut, namun hampir dipastikan tidak semua akan diakomodir oleh tim khusus bentukan DPP PDI Perjuangan.
“Saya berharap, siapapun yang akan ditunjuk partai sebagai BacaBup dan Bacawagub Minut, maka figur yang mendaftar hadir ini dapat bergabung dalam tim pemenangan,” ujar Delon, sapaannya,
sambil menegaskan berdasarkan aturan sudah 30 persen kursi di DPRD Kabupaten, maka PDI dapat mengusung calon tunggal.
Ketujuh kontestan tersebut adalah Joune Ganda SE,
Kevin Lotulung, Ir Patrice M Tamengkel, Berty Kapojos, Ir Herry Rotinsulu, Sammy Dondokambey dan Paul Nelwan.

Sekretaris DPD PDIP Sulut Franky Wongkar yang juga Wakil Bupati Minsel, antara lain menegaskan, setelah pendaftaran ini, para bakal calon akan menjalani tahapan-tahapan yang
akan dilalui, antara lain tes psikologi, dan ada wawancara oleh tim khusus. “Tujuh kontestan ini semua berkualitas, namun penentuan dari hasil tahapan oleh Timsus yang akan diputuskan oleh DPP PDI Perjuangan,” ujar bakal calon Bupati Minsel itu.(ril/gyp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.