Tak Memilik Surat Keterangan Divaksin Covid-19, Karyawan Di Perusahaan Tambang Ratatotok Terancam PHK

oleh -158 Dilihat

MITRA, Swarakawanua.com– Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), lewat Pemerintah Kecamatan Ratatotok. Bagi para karyawan di Kedua Perusahaan Tambang besar di Ratatotok, PT.SEJ dan PT. HWR yang tak divaksinasi Covid-19, akan terancam Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari pihak Perusahan.

Hal tersebut dilontarkan Kepala Kecamatan Ratatotok Merdie Tania, S.Pd disaat berada di sela-sela kegiatan Launching Vaksinasi anak Usia 12-17 tahun, Selasa 13 Juli 2021 kemarin.

Kami Pemerintah Kecamatan Ratatotok sudah melakukan koordinasi dengan kedua Perusahaan Tambang yang ada di Ratatotok, maka bagi karyawan di dua Perusahaan tersebut tidak melaksanakan Vaksinasi Covid-19 maka akan dikenakan sanksi berupa akan di PHK.

“Saya sudah melakukan koordinasi kedua perusahaan tambang yang ada di Ratatotok, kalau karyawan tidak divaksinasi. Maka karyawan tersebut terancam di PHK,” ujar Tania.

Kesempatan tersebut iapun menambahkan, kami juga berkoodinasi dengan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Mitra. Melaksanakan Vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat atau pekerja yang berasal dari Kabupaten Mitra.

“Ternyata, setelah di kros cek. Data yang ada di kedua Perusahaan tambang Ratatotok diantarnya, perusahaan HWR dan SEJ paling banyak masyarakat Ratatotok. Sebagian juga tenaga skilnya berasal dari luar Mitra,” pungkasnya.

Namun dalam Vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Mitra di kedua perusahaan tersebut, masih diutamakan karyawan yang berasal dari Kabupaten Mitra.

“Karyawan yang divaksin Covid-19 saat ini, masih diutamakan bagi karyawan asal Kabupaten Mitra yang bekerja diseputaran kedua perusahaan tersebut. Namun kedepan nantinya akan dilakukan vaksinasi Covid-19 kepada seluruh karyawan,” tutup singkatnya. (CIA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.