Tak Rela Melepas Kepergian, Acara Perpisahan Hukum Tua Desa Lilang Berlinang Air Mata

oleh -1365 Dilihat

Minut, Swarakawanua.com – Air mata harus menemani pesta rakyat Desa Lilang dalam memperingati enam tahun masa bakti Hukum Tua Rolli Rorong.

Menjabat dari tahun 12 Mei 2016 hingga 12 Mei 2022 membuat banyak kenangan di hati warga Lilang.

Keinginan Rorong untuk membangun Desa Lilang terbilang sukses di mata masyarakat, meskipun masih banyak keinginannya untuk membangun desa tercinta namun hari ini Jumat 13 Mei 2022 ia pun harus merelakan impiannya itu.

Akibat ketulusan hati dan kejujuran dalam membangun desa Lilang, warga pun berinisiatif untuk mengadakan pesta rakyat tanpa sepengetahuan Rorong.

Baik itu tenda hingga makanan semua disediakan secara sukarela dari warga.

Bahkan baik perangkat desa maupun warga saat diwawancarai tak rela melepaskan Hukum Tua Rorong.

Isak tangis harus mengiringi acara saat Rorong menceritakan kisahnya selama menjabat Hukum Tua.

Dikatakan Rorong, menjadi pemimpin di Desa Lilang, selama enam tahun bukan hal yang mudah.

“Enam tahun lalu saya dipercayakan menjadi hukum tua tak pernah diprediksi bakal menjadi hukum tua. Banyak cobaan, tantantangan dan godaan untuk menjadi pemimpin, dalam pikiran namun dibalik semua itu dalam pikiran saya, bagaimana cara untuk menyenangkan hati masyarakat,” ungkap Rorong.

Ia mengatakan, dengan topangan doa dari keluarga, dan dorongan istri tercinta saya sangat antusias untuk memberikan yang terbaik bagi desa Lilang.

“Desa bisa dibangun karena persatuan baik itu masyarakat maupun pemerintah desa, siapapun yang nantinya menjadi PLH desa Lilang kita harus saling bahu membahu untuk membangun desa lilang,” kata Rorong.

Rorong juga meminta maaf jika semasa jabatanya selama enam tahun memiliki salah.

“Mohon maaf dan ampuni kami jika itu tidak berkenanan dihapan bapak dan ibu,” terang Rorong.

Dengan keyakinannya Rorong mengatakan, tiap langkahku di atur oleh Tuhan, apabila Tuhan berkenan maka itu sudah dipilih olehNya.

“Kenapa harus ada syukuran, karena torang ada awali dengan baik makanya kita harus akhiri dengan baik juga,” ucap Rorong.

Ia pun berterima kasih kepada tokoh masyarakat desa lilang David Wantah yang telah bersingergitas dengan pemerintah menjadi tokoh pemersatu desa Lilang.

Di akhir acara Rorong mendapat penghargaan dari Perangkat Desa dan masyarakat.

Hal menarik ketika sekretaris Desa memberikan sepasang cincin untuk Rorong dan istri tercintanya.

Rorong juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulung yang sudah membantu semasa ia menjabat.

(MJS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.