Tanah Longsor Kelurahan Nataan “Makan” Korban Jiwa, Camat Ratahan Himbau Warga Waspada Tanah Longsor Dan Banjir

oleh -290 Dilihat

MITRA, Swarakawanua.com-Selaku Camat Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Arce Kalalo menghimbau kepada masyarakat untuk waspada bahaya tanah longsor dan banjir. Pasalnya, akibat dari tanah longsor yang terjadi di Kelurahan Nataan sudah merangut korban jiwa.

Disaat diwawancarai Minggu 2 Mei 2021, Camat Ratahan Arce Kalalo mengatakan, kejadian ini berawal dari hujan deras yang melanda wilayah Ratahan, lebih khusus di Kelurahan Nataan Kabupaten Mitra kemarin hari. Mengakibatkan sebanyak dua Keluarga mengalami korban longsor yaitu, Keluarga Kapahang-Mokowimbin dan Keluarga Kanter-Rumalag.

“Terkait penanganan musibah tersebut, Pemerintah Kabupaten, Kecamatan, dan Kelurahan sangat Reponsive terkait penanganan. Sampai tadi malam kami sudah mengadakan pengecekan terhadap kedua Keluarga yang mengalami musibah, namun hasil pengecekan tidak ada korban jiwa. Nanti sekira pukul 08.00 wita pada pagi hari ini, jemaat Gereja Advend mengadakan kerja bhakti membersihkan longsor. Baru saat itu diketahui ada korban jiwa atas nama JG (79),” ujar Kalalo yang didampingi Lurah Nataan Lerry Momongan .

Iapun menjelaskan, rumah dari Korban sendiri tidak terkena dampak tanah longsor. Berdasarkan info yang di dapati warga setempat bahwa, memang kebiasaan dari korban kalau ada hujan keras Korban akan menginformasikan kepada pemilik lahan yang terkena dampak tanah longsor untuk membersihkan jalan air.

“Tetapi ini masih berupa informasi dari masyarakat, apa ada hal lain dari kejadian ini. Saya menyatakan ini murni diakibatkan tanah longsor,” ungkap mantan Kabag Hukum Pemkab Mitra.

Lebih lanjut Kalalo menyampaikan, kami baik dari Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan tidak terpikirkan atau mengirah kalau ada memakan korban jiwa. Nanti pagi tadi, baru kami mendapat informasi kalau ada korban jiwa.

“Korban ditemukan oleh warga dalam keadaan sudah tertimbun tanah, tinggal tanggan korban yang keluar dari runtuhan bangunan. Dasar dari situlah sampai warga masyarakat mengetahui ada korban jiwa disaat tanah longsor,” tutur Kalalo disaat berada di lokasi kejadian.

Dikarenakan itu, kami selaku Pemerintah Kecamatan menghimbau kepada seluruh warga masyarakat yang ada di Wilayah Ratahan. Agar waspada disaat hujan deras turun, jangan sampai kita lalai.

“Sebagaimana sudah sering kami sampaikan kepada masyarakat, untuk selalu waspada atas bencana tanah longsor dan banjir. Dengan cuaca yang ada saat ini yang tidak menentu,” ucap Kalalo.

Iapun mengharapkan, agar seluruh warga masyarakat untuk tetap terus menjaga kelestarian lingkungan yang ada di wilayah Ratahan.

“Saya berharap warga terus menjaga kelestarian lingkungan, saluran air harus kita perhatikan. Jangan sampai ini yang akan mempengaruhi terjadinya tanah longsor,” tutup Kalalo. (CIA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.