MANADO, Swarakawanua.com – Eks Ketua Armak Sulut, Aliansi 13 Ormas dan LSM anti Korupsi Sulut, Calvin Castro tepis dugaan makelar proyek yang melibatkan orang dekat Gubernur Sulut, Yulius Selvaus Komaling (YSK), lelaki AB alias Arfan,
Menurut Calvin, jika memang benar AB alias Arfan, Bendahara Partai Gerindra Sulut bertindak sebagai penghubung proyek, hingga ikut menentukan arah penunjukan tim kelompok kerja (Pokja). Bahkan, ia diduga semena-mena menarik potongan hingga 25 persen dari nilai proyek yang berjalan di Bumi Nyiur Melambai, Calvin pribadi mempersilakan untuk turun tangan melakukan pemeriksaan.
Namun menurutnya, jika tidak terbukti, pihaknya sendiri akan menempuh jalur hukum terkait pencemaran nama baik yang melibatkan AB.
“Jangan memainkan opini publik yang tidak baik. Saya pribadi mengetahui benar track record AB. Namun jika ada yang merasa tidak puas, silakan ke jalur hukum, jangan bangun opini tidak benar,’ tegasnya.
Calvin juga menambahkan, dirinya juga sangat menghargai pekerjaan jurnalistik, namun baiknya sebagai seorang wartawan yang baik haruslah mendapatkan konfirmasi kedua belah pihak.
“Jangan bangun opini publik dengan data sepihak yang belum jelas kebenaran. Konfirmasi memastikan bahwa informasi yang disajikan adalah benar dan tidak hanya rumor atau hoaks. Mengonfirmasi suatu berita berarti wartawan telah memverifikasi informasi, termasuk kesepakatan dengan narasumber, sehingga tidak ada informasi yang disalahgunakan,” tutupnya.(**)





