Terkait Displin Dan Kode Etik ASN, BKPSDM Minut Kunker Di Mitra

oleh -268 Dilihat

MITRA, Swarakawanua.com-Terkait tentang Displin dan Kode Etik Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) lewat BKPSDM, adakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke BKPSDM Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Bertempat di Kantor BKPSDM, Kamis 19 Oktober 2023.

Kunjungan kerja BKPSDM Minut di terima langsung, Kepala BKPSDM Mitra Rine Komansilan dan di dampingi Sekretaris Jelny Pandelaki bersama Kepala Bidang Kinerja BKPSDM Mitra Billy Munaiseche.

Menurut kepala BKPSDM Rine Komansilan lewat Sekertaris BKPSDM Jelny Pandelaki didampingi Kepala Bidang Kinerja BKPSDM Mitra Billy Munaiseche mengatakan, pada hari ini kami menerima kunjungan kerja dari BKPSDM Minut.

“Kunjungan kerja dari BKPSDM Minut sendiri ke Mitra, terkait tentang Displin dan kode Etik Aparatur Sipil Negara (ASN). Kami menerima ada sekitar 7 orang utusan dari BKPSDM Minut,” ujar Pandelaki.

Begitupun diungkapkan Kepala Bidang Kinerja BKPSDM Mitra Billy Munaiseche, ada beberapa poin kita bahas bersama satu diantaranya yaitu, mengenai bagaimana mekanisme yang di terapkan di Kabupaten Mitra terkait Kedisplinan dan Kode Etik.

“Poin demi poin saya telah saya jelaskan kepada mereka, terkait dengan kedisplinan dan kode etik. Setelah kita jelaskan semuanya, mereka akan segera menetapkan di Kabupaten Minut. Pada intinya kita harus disiplin dan kode etik,” pungkas Munaiseche.

Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan dan Pembinaan Aparatus BKPSDM Kabupaten Minut Febri Rondonuwu di akhir pertemuan mengatakan, terimakasih kepada Pemkab Mitra yang sudah menyambut baik kunjungan kerja dari Pemkab Minut di BKPSDM Mitra.

“Kunjungan Kerja kami ke Kabupaten Mitra terkait dengan. Disiplin dan Kode Etik, lebih khusus lagi tentang sidang kode Etik. Karena kami Kabupaten Minut baru pertama mencoba terkait sidang kode Etik,” ucap Rondonuwu.

Lebih lanjut dikatakan Rondonuwu, kami melakukan Kunker di beberapa Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Sulut. Sal ah satunya kami memilih yaitu, Kabupaten Mitra.

“Karena kami sudah mendengar pada tahun lalu, Kabupaten Mitra sudah melaksanakan sidang kode etik. Kemudian juga ada beberapa masalah-masalah kepegawaian terkait disiplin,” pungkas Rondonuwu.

Ditambahkan Rondonuwu, intinya dari pembicaraan tadi yaitu, kita harus bekerja sesuai dengan aturan yang ada. Kabupaten Minahasa Tenggara sudah melaksanakannya, itulah menjadi dasarkan kami untuk melaksanakan semua yang menjadi proses kepegawaian.

“Jadi Kabupaten Minahasa Tenggara kalau kami datang berarti, kami anggap belajar. Karena kami melihat Kabupaten Mitra sudah menerapkan sidang kode etik,” ucap Rondonuwu.

Rondonuwu berharap, Kabupaten Minahasa Utara bisa mengambil contoh di Kabupaten Minahasa Tenggara terkait dengan penanganan-penanganan terkait disiplin.

“Kami juga berharap, kiranya antar Kabupaten Mitra dan Kabupaten Minut kita saling tukar menukar informasi terkait juga dengan trik-trik mengenai kepegawaian,” harap Rondonuwu.(CIA)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.