Worang: Tol Manado-Amurang Untuk Integrasi dan Efisiensi Perekonomian

oleh -557 Dilihat

 

Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan pengamat ekonomi Sulut Frederick G Worang saat berdiskusi dalam suatu kesempatan.(Foto: ist)

MANADO, Swarakawanua.com– Rencana Pemprov Sulut untuk membangun jalan tol Manado-Amurang mendapat sambutan positif. Dari sisi perekonomian, akan memberikan manfaat integrasi dan efisiensi perekonomian.
Hal ini dikatakan pengamat ekonomi Sulut Frederick G Worang SE BSBA MComm. “Yang pertama, ini adalah karunia besar dari Tuhan yang diberikan melalui Gubernur Olly Dondokambey bersama Wakil Gubernur Steven Kandouw, pilihan rakyat. Suara Tuhan, suara rakyat. Dan terbukti pemimpin yang menjadi pilihan rakyat, menciptakan terobosan-terobosan untuk kepentingan rakyat Sulut. Semua adalah karunia Tuhan kepada rakyat Sulut,” ungkapnya.

Ia menilai, jalan tol Manado-Amurang yang rencana pembangunannya sudah disetujui Pemerintah pusat adalah tol hebat. “Karena ide yang hebat dari pemrakarsanya,” imbuh Staf pengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) ini.

Lulusan Business Marketing di Oklahoma State University dan mendapat gelar PhD Management and Governance di Murdoch University ini, menjelaskan kehebatan proyek pembangunan jalan tol Manado-Amurang tersebut. “Dibilang hebat karena pertama, rumitnya medan yang akan dilalui seperti hutan, sungai, tebing yang curam dan hamparan gunung-gunung di Minahasa Raya. Sebelumnya poros jalan lama yang sudah tua, seperti jalan Manado-Tinoor Tomohon dibangun saat Permesta, sudah hampir 70 tahun. Tapi sekarang, lalulintas padat, tidak terbayangkan mulai dari pejalan kaki, roda, sepeda motor, bis, truck container menggunakan jalan kecil ini,” ujarnya.

Selanjutnya yang kedua, ada manfaat besar yang menunggu. “Saat tol ini rampung, sentra pertumbuhan ekonomi baru terbentuk dengan adanya perbaikan sistem transportasi. Konsekuensinya, roda ekonomi berputar lebih lancar, lapangan kerja bertambah, pengangguran berkurang, dan pendapatan rakyat akan meningkat,” jelas mantan Direktur STIE Eben Haezar Manado ini.

Dengan adanya jalan tol, lanjut Worang, jarak tempuh yang lebih singkat akan merubah biaya transportasi menjadi profit kepada pelaku bisnis, terutama petani kelapa, seho, cengkih, dan hortikultura lainnya. “Dengan adanya tol Manado-Amurang, akan terintegrasi sentra-sentra perekonomian di desa lewat lintas tol Manado-Amurang,” urainya.

Manfaat jalan tol ini sangat luas, karena bukan hanya dirasakan warga Sulut melainkan warga dan para pelaku perjalanan juga pelaku bisnis di provinsi lainnya di Sulawesi, seperti Provinsi Gorontalo, Sulteng, hingga Sulsel, Sultra maupun Sulbar.(gyp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.