Unsrat Sosialisasi Seleksi Masuk PTN, Kepsek SMA/SMK Wajib Buat Akun di Portal LTMPT

oleh -238 Dilihat
Kepala Pembinaan SMA Dinas Dikda Sulut Arthur Tumipa, mewakili Kepala Dinas dr Grace Punuh MKes, Wakil Rektor I Prof Grevo Gerung PhD, dan Sekretaris SMPTN Prof Dr Ir H Manalip MSc DEA.(Foto: ist)
Kepala Pembinaan SMA Dinas Dikda Sulut Arthur Tumipa, mewakili Kepala Dinas dr Grace Punuh MKes, Wakil Rektor I Prof Grevo Gerung PhD, dan Sekretaris SMPTN Prof Dr Ir H Manalip MSc DEA.(Foto: ist)
Kepala Pembinaan SMA Dinas Dikda Sulut Arthur Tumipa, mewakili Kepala Dinas dr Grace Punuh MKes, Wakil Rektor I Prof Grevo Gerung PhD, dan Sekretaris SMPTN Prof Dr Ir H Manalip MSc DEA.(Foto: ist)

 

MANADO, Swarakawanua–Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar Sosialisasi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Tahun 2020, Senin 16 Desember 2019. Sosialisasi yang digelar di auditorium Unsrat tersebut menghadirkan kepala-kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Sulawesi Utara.
Rektor Unsrat Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat melalui Wakil Rektor Prof Dr Grevo Gerung memaparkan acara seleksi masuk PTN ini sama seperti tahun sebelumnya, melalui tiga kategori yang dibuka Unsrat.
“Pertama, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Kedua, melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Dan ketiga, lewat jalur Mandiri atau populer disebut T2,” jelasnya.
Yang paling penting, katanya, para lKepsek wajib mengikuti Registrasi akun Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) untuk sekolah maupun siswa yang telah dibuka sejak 2 Desember 2019 hingga 7 Januari 2020 ini melalui portal.ltmpt.ac.id, secara nasional. Pembuatan akun LTMPT ini menjadi kewajiban bagi sekolah dan siswa yang akan mendaftarkan diri melalui jalur SNMPTN.

FB_IMG_1576535646333

Khusus bagi sekolah, pembuatan akun LTMPT wajib dilakukan, sebab jika sekolah tidak membuat akun LTMPT maka bisa dipastikan siswanya tidak akan bisa mendaftarkan diri di jalur SNMPTN maupun jalur SBMPTN. “Sekolah wajib daftar di universitas. Jika tidak, siswa yang akan masuk PTN, bisa-bisa tidak akan diterima di universitas,” katanya.
Prof Gerung mengimbau agar semua sekolah membuat akun LTMPT. Pembuatan akun LTMPT oleh sekolah, diperlukan sebagai salah satu syarat bagi siswanya untuk mendaftarkan diri baik melalui jalur SNMPTN maupun SBMPTN. Termasuk bagi siswa lulusan tahun 2018 dan 2019 yang ingin mendaftarkan diri melalui jalur SBMPTN. “Tentu sangat disayangkan jika masih ada sekolah yang tidak membuat akun LTMPT, sebab ini artinya menutup kesempatan siswanya melanjutkan studi di PTN baik melalui jalur SNMPTN maupun SBMPTN,” tegasnya.
Diketahui, untuk jalur SNMPTN, kuotanya minimun 20 persen, kemudian jalur SBMPTN minimum 40 persen, dan jalur Mandiri sebesar 30 persen. Jalur SNMPTN berdasarkan nilai akademik saja atau nilai akademik dan prestasi lainnya yang ditetapkan oleh PTN. Kemudian yang jalur SBMPTN berdasarkan hasil Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) saja atau hasil UTBK dan kriteria lainnya yang ditetapkan bersama oleh PTN. Untuk jalur Mandiri, penilaian dapat menggunakan hasil UTBK.(gyp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.