Wagub Steven Kandouw Puji Peran TP-PKK Sulut Serius Turunkan Stunting

oleh -1437 Dilihat

MANADO, Swarakawanua.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) memberikan perhatian serius pada penurunan angka stunting.

WAKIL GUBERNUR Sulawesi Utara, Steven O.E. Kandouw, penurunan stunting, TP-PKK Sulut, Rita Tamuntuan, BKKBN Sulut, Diano Tino Tandaju,

Hal itu disampaikan Kandouw, ketika menghadiri kegiatan Optimalisasi Peran Bunda Pendamping Keluarga Dalam Percepatan Penurunan Stunting di Hotel Peninsula, Manado, Jumat (19/01/2024).

Kegiatan itu dihadiri Ketua TP-PKK Sulut Rita Tamuntuan, Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Diano Tino Tandaju, para kepala daerah bupati/walikota, Ketua TP-PKK kabupaten/kota, serta instansi dan stakeholder terkait.

“Saya percaya, ikhtiar dalam kerja-kerja kemanusiaan seperti ini, kalau tidak ada kolaborasi akan sulit terlaksana” ungkap Kandouw.

Ia mengingatkan pentingnya kerja sama dalam kerja kemanusiaan tersebut.

“Atas nama Bapak Gubernur (Olly Dondokambey), saya ingatkan untuk kita terus berkolaborasi dengan baik, terus berkoordinasi dengan baik, saling memberi feedback antara kita semua,” ujarnya.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini optimis dengan kolaborasi semua pihak terkait, maka upaya percepatan penurunan stunting akan lebih efektif.

Kandouw mengingatkan para kepala daerah bupati dan walikota di Sulut untuk memperhatikan kesejahteraan para Bunda Pendamping Keluarga di wilayah masing-masing.

“Tolong honor tim pendamping kabupaten/kota itu supaya secepatnya dibayar,” katanya.

Menutup sambutan, Kandouw berharap upaya yang akan dilakukan tahun 2024 ini, harus lebih baik dari tahun kemarin.WAKIL GUBERNUR Sulawesi Utara, Steven O.E. Kandouw, penurunan stunting, TP-PKK Sulut, Rita Tamuntuan, BKKBN Sulut, Diano Tino Tandaju,

“Kita harus punya tekad bahwa kalau perlu target prevelensi kita harus jauh di bawah rata-rata nasional. Dimana ada usaha, di situ ada jalan,” tandasnya.

Pada momentum ini, Rita Dondokambey mendapatkan piagam penghargaan Keluarga Harmonis dari BKKBN Sulut, karena dapat menapaki usia 29 tahun pernikahan.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah kepala daerah se Sulut.(advetorial diskominfosulut)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.