Wakil Ketua Komisi III DPRD Sulut Minta Kadis PUPR Tuntaskan Pekerjaan Mopolo-Powalutan

oleh -153 Dilihat

Manado,Swarakawanua.com-Wakil ketua komisi III DPRD Sulut Stela Marlina Runtuwene menyampaikan kekecewaannya terhadap kinerja Dinas PUPR yang dianggap tidak serius melakukan penanganan terhadap proyek pekerjaan ruas jalan Mopolo – Powalutan.

Pasalnya proyek yang menelan anggaran Rp 7 milyar berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 masa kontrak Maret 2023 dengan 180 hari kerja ini terancam tidak dapat diselesaikan pihak kontraktor CV. Tanako selaku penyediaan jasa.

Hal ini dikatakan legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Minahasa Selatan – Minahasa Tenggara dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III bersama Dinas PUPR Selasa (17/01/24) menanggapi keresahan masyarakat terkait ketidak pastian penyelesaian proyek tersebut.

Mirisnya lagi kata Stela kondisi ruas jalan tersebut saat ini sangat berbahaya bagi pengguna jalan bahkan sudah banyak korban kecelakaan maupun kendaraan bermotor akibat hamparan material Lapis Pondasi Agregat (LPA) berhamburan terkikis air hujan.

“Harusnya pekerjaan penanganan ruas jalan Mopolo sudah selesai bulan September 2023 sesuai kontrak, saya tidak ingin ada korban lagi. Masyarakat bahkan beberapa kali mau datang kesini (DPRD) bawa dua mobil tapi saya tahan, saya bilang jangan, biar saya yang ngomong langsung ke ibu Kadis agar penyelesaian jalan ini segera dilanjutkan. Sudah banyak korban kecelakaan, anak – anak sekolah pun begitu dan ini sudah seringkali terjadi. Masyarakat bahkan mengeluh lebih baik jalan ini tidak dibuat kalau kondisi seperti ini karena banyak yang sudah jadi korban, saya ingin meminta kejelasan ibu Kadis, kapan itu diselesaikan,” beber politisi dari Partai NasDem ini.

Selain itu Runtuwene juga mengingatkan Pemerintah Provinsi terkait kondisi ruas jalan Pontak – Mopolo yang mengalami amblas yang cukup besar bahkan telah memakan separuh jalan penghubung dua Kabupaten ini.

“Ada juga jalan masuk sebelum Mopolo mengalami longsor sudah separuh jalan. Saya juga berharap dinas PUPR turun ke sana melihat kondisi di lapangan. Jangan lagi tunggu sampai mau putus jalan baru mau dilihat. Saya berharap ini menjadi perhatian pak Sekprov dan Dinas PUPR, ” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kadis PUPR Sulut Decy Paat berjanji akan secepatnya melakukan tindak lanjut di lapangan sekaligus mendesak pihak pelaksana secepatnya menuntaskan pekerjaan tersebut.

”Apa disampaikan komisi III menjadi perhatian kami untuk secepatnya dilakukan tindak lanjut guna mempercepat penyelesaian ruas jalan Mopolo – Powalutan, sekaligus juga menindak lanjuti kondisi salah satu titik di ruas jalan Mopolo yang amblas, ” ucap Paat kepada wartawan.

Selain itu Runtuwene juga meminta perhatian khusus Pemerintah Provinsi terkait kondisi jalan Pontak Mopolo yang mengalami longsor besar sehingga bisa menyebabkan terputusnya akses jalan utama penghubung dua Kabupaten ini.

Disisi lain Direktur CV Tanako Harjo selaku kontraktor pelaksana penanganan ruas jalan Mopolo – Powalutan yang dikonfirmasi Rabu (18/01/24) menjelaskan, pihaknya telah menindak lanjuti apa yang disampaikan dalam RDP terkait penanganan ruas jalan provinsi ini dengan menurunkan sejumlah alat berat di lokasi pekerjaan.

”Sementara perbaikan LPA, kalau sudah rampung perbaikan, kita cek kuantitas dan kualitas, setelah itu kita aspal, ” jelas Harjo sekaligus mengirimkan sejumlah bukti foto progres pekerjaan di lapangan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.