Wakili Bupati Rolos Buka Pembinaan Pengembangan Kesenian Dan Kebudayaan

oleh -232 Dilihat

20191105_121625MITRA, Swarakawanua-Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) gelar Pembinaan Pengembangan Kesenian dan Kebudayaan, Selasa 5 November 2019 bertempat di Sport Hall Kantor Bupati.

Mewakili Bupati Kabupaten Minahasa Tenggara James Sumendap SH Assiten 1 bidang Pemerintahan dan Kesra Jani Rolos S.Sos ME mengatakan, seni dan budaya merupakan bagian dari jati diri bangsa yang senantiasa terus dijaga. Ini sebagai bagian dari ekspresi kecintaan dan kebanggaan kita terhadap bangsa ini, dan pengembangan seni budaya menuntut berperilaku kritis secara kreatif seni dan budaya.

“Seni dan Budaya tidak sekedar di pandang sebagai sesuatu yang rutinitas, melainkan bagaimana kegiatan seni dan budaya dan daya tarik wisata bagi para penikmatnya. Hal ini dimaksud Bapak Presiden Joko Widodo sebelum-sebelum nya tentang berkepribadian dalam bidang budaya,” ujar Rolos.

Bagaimana bangsa ini Berdiri dalam budaya sendiri, sekaligus budaya yang beraneka ragam di Indonesia menjadi daya tarik bangsa lain melihat budaya Indonesia. Hal inilah yang memberikan dampak bagi pengembangan dunia wisata untuk dapat membantu investasi, serta menambah pendapatan bagi masyarakat di sekitar termasuk di Kabupaten Minahasa Tenggara.

“Seni budaya merupakan sesuatu hal yang penting, agar nantinya orang-orang bisa apresiasi seni budaya dengan cara yang benar. Adapun fungsi seni budaya bisa dibagi menjadi dua yaitu fungsi yaitu fungsi praktis dan fungsi estetis,”pungkas Assisten.

Ditempat yang sama Kabag Kesra Rina Komansilan mengatakan, pengembang an Seni dan budaya Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara tahun 2019 berdasarkan undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2017 nomor 104 nomor 35 tahun 2019 tentang penjabaran perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2019.

“Tujuan pelaksanaan ini, untuk menjaga serta melestarikan unsur seni dan budaya lebih khusus dalam bidang paduan suara yang ada di Kabupaten Minahasa Tenggara. Ini guna meningkatkan rasa cinta terhadap seni dan budaya di lingkungan pencinta musik dalam lingkup gereja dan masyarakat,”tutur Komansilan.

Sedangkan untuk peserta sendiri berasal dari LPPD Kecamatan se Kabupaten Mitra, guru SD dan SMP, pecinta dan pelaku seni budaya, serta utusan komisi musik gerejawi.

“Diharapkan dari kegiatan ini, menambah wawasan tentang pengembangan seni dan budaya di lingkungan masyarakat dan gereja. Sebagai bagian dalam upaya melestarik an kebudayaan yang ada, serta tersedia nya pelatih-pelatih paduan suara di Kabupaten Minahasa Tenggara yang unggul dan profesional,”tutupnya. (Cia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.