Workshop IDE, Kadiskominfo Sulut: Tahun 2022 Momentum Transformasi Digital

oleh -157 Dilihat
Gelaran North Sulawesi Digital Transformation Workshop ‘Innovation Driven Enterprise’ (IDE) yang diselenggarakan Dinas Kominfo Sulawesi Utara berkolaborasi dengan Kadin Sulut, di Graha Gubernuran, Selasa 28 Desember 2021.(Foto: ist)
Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang diwakili Kadiskominfo Evans Steven Liow membuka North Sulawesi Digital Transformation Workshop ‘Innovation Driven Enterprise’ yang diselenggarakan Dinas Kominfo Sulut, dan Kadin Sulut, di Graha Gubernuran, Selasa 28 Desember 2021.(Foto: ist)

 

 

MANADO, Swarakawanua.com— Gelaran North Sulawesi Digital Transformation Workshop ‘Innovation Driven Enterprise’ (IDE) yang diselenggarakan Dinas Kominfo Sulawesi Utara berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulut di Graha Gubernuran, Selasa 28 Desember 2021 berjalan lancar dan sukses.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang diwakili Kadiskominfo Evans Steven Liow membuka sekaligus mengikuti kegiatan yang diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan mulai pelajar, mahasiswa, wirausaha hingga ASN.

Pada kesempatan itu, Kadiskominfo Steven Liow membacakan sambutan Gubernur Sulut yang menyambut gembira serta merespon positif workshop ini. “Kita tahu bersama, bahwa transformasi digital, utamanya ekonomi digital telah menjadi kontributor besar bagi pertumbuhan ekonomi, telah menjadi penopang yang berhasil dalam memfasilitasi perdagangan, menciptakan lapangan kerja baru dan peluang-peluang ekonomi, serta memperluas pasar,” katanya.

Menurut Liow, transformasi digital, ekonomi digital juga telah mengubah tatanan di tengah kehidupan masyarakat ke arah yang semakin efektif, efisien dan praktis. “Tahun 2022, menjadi momentum transformasi digital, ekonomi digital membuktikan diri untuk dapat menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi di masa pandemi,” terangnya.

Toronata Tambun,

 

Ini merupakan peluang sekaligus tantangan yang kemudian menuntut Pemerintah Daerah mampu mengoptimalkan peranan-peranan ekonomi digital antara lain mendorong digitalisasi layanan ekonomi, mendorong perdagangan barang melalui layanan e-commerce, terlebih khusus untuk pelaku UMKM, serta memfasilitasi pembayaran dan penyaluran kredit.

Diketahui, sebagai bagian dari upaya mempengaruhi gaya hidup digital di tengah masyarakat, sekaligus penanganan dan penyelesaian dampak pandemi Covid-19, Pemprov Sulut di tahun ini masih komitmen melakukan interaksi online dengan masyarakat, antara lain menyediakan platform digital atau teknologi dan menjamin kualitas dan konsistensi suplai secara online untuk memenuhi permintaan pasar.

Disamping itu, Kadiskominfo optimis ekonomi digital akan dapat menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi pasca pandemi pada tahun 2022. “Jika kita berada dalam satu pemahaman, bersinergi, saling mengisi, dalam merangkul teknologi digital untuk ekonomi digital. Pelaksanaan workshop ini akan semakin mengarahkan gaya hidup masyarakat ke arah digital sehingga bersama-sama bisa mendorong kreativitas dan perluasan kegiatan ekonomi masyarakat, yang sudah tentu dapat mendukung kemajuan daerah, mewujudkan Sulut Maju dan Sejahtera sebagai Pintu Gerbang Indonesia ke Asia Pasifik, serta berkontribusi terhadap pembangunan nasional untuk Indonesia Maju,” jelasnya.

Christ Ngantung

Kadiskominfo juga menambahkan, ke depan Pemprov Sulut akan mempersiapkan infrastruktur internet terkait e-government. “Untuk di daerah pedesaan di Sulut akan dipersiapkan percepatan digitalisasi di daerah pedesaan dengan program Pembangunan Digitalisasi Informasi Pedesaan yang rencananya akan dicanangkan oleh Bapak Gubernur pada bulan Januari 2022 bersama kader Purna Paskibraka, JAM, Sulut Hebat dan juga pelaku-pelaku ekonomi usaha masyarakat,” paparnya.

Dikatakannya, ini penting untuk membawa Sulawesi Utara masuk dalam babak baru untuk mendorong daya saing daerah. “Dan kita sudah tahu bersama digitalisasi ini sudah menjadi kebutuhan maka pemerintah Sulut akan mulai membangun transformation digital dari pedesaan,” ungkapnya.

Ginandjar, Marketing dan Solutions Director Lintasarta.(Foto: ist)

 

Sebagai informasi, workshop menghadirkan pembicara pertama Toronata Tambun, alumni Harvard Bussines School and Affiliated Alumni of MIT Sloan of School of Management. Putra Sulut ini menjelaskan tentang digital transformasi strategi technology culture dan juga menjelaskan tentang innovation ecosystem stakeholder model.

Kemudian, narasumber kedua Christ Ngantung. Ngantung juga adalah putra Sulut, pakar IT dan Transformasi Digital, dan kini berkarir sebagai Digital Service portofolio Management at Ericsson Stockholm Swedia-STT Telkom. Dalam materinya ia menjelaskan tentang consumer trend, sebagai dasar membangun sebuah bisnis digital.

Selanjutnya pemateri ketiga Ginandjar, Marketing dan Solutions Director Lintasarta. Ia menjelaskan tentang pertumbuhan startup di Indonesia dan juga tentang infrastruktur penunjang digitalisasi di Indonesia.(dkips)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.